Feeds:
Pos
Komentar

trigonometri

lihat video berikut

Iklan

Menjadi seorang guru, harus menjadi teladan. Teladan bagi muridnya dan orang-orang yang ada di sekitarnya. Karena itulah, seorang guru harus selalu instrospeksi terhadap apa yang dilakukannya, sehingga ia selalu menjadi teladan yang baik untuk orang-orang di sekitarnya.

Saat ini, banyak guru yang melanjutkan studinya pada jenjang yang lebih tinggi. Baik atas biaya sendiri atau karena mendapat beasiswa dari instansi tertentu. Ketika seorang guru menjadi murid, sebagian idealismenya mendapat ujian. Bagaimana ia bersikap, misalnya ketika ujian, mengerjakan tugas (PR), mengerjakan tugas akhir. Apakah menyelesaikannya dengan JUJUR !

Mungkinkah ada guru, ketika ia berlaku sebagai murid, dalam mengerjakan soal ujian tidak jujur? Menyontek, misalnya. Atau bekerja sama dengan temannya. Padahal  mereka selalu berpesan pada muridnya, untuk selalu berbuat jujur. Ini salah satu tantangan guru dalam menjaga idealismenya. Ada yang tetap bisa menjaga kejujurannya, tetapi mungkinkah ada  yang berbuat tidak jujur demi mendapat nilai yang baik????

Sadarkah kita, berapa umur kita yang digunakan untuk mengingat Alloh lewat sholat? Misal umur kita 70 tahun Dalam sehari, tidur 8 jam (1/3 hari ), maka dalam 70 tahun kita tidur sekitar 1/3 X 70 tahun  23 tahun. Jadi, umur efektif 47 tahun Mulai sholat, misal umur 10 tahun. Sekali mengerjakan sholat, membutuhkan waktu 5 menit. Dalam 1 hari 40 menit untuk sholat wajib maupun sunah. Dalam satu tahun , 14600 menit atau sekitar 243 jam. Untuk 47 tahun, 11421 jam atau 475,875 hari atau 1,3 tahun. Dari usia efektif 47 tahun, ternyata waktu yang digunakan untuk sholat hanya 1,3 tahun. Ibadah, tidak hanya syahadat, sholat, puasa, zakat dan haji, tetapi lebih dari itu. Hendaknya, setia kegiatan kita sehari-hari diniatkan selalu untuk beribadah kepadanya. Mulailah, segala sesuatu dengan “BASMALAH” dan diakhiri dengan ” HAMDALAH”. Sehingga sisa umur yang digunakan selain sholat, selalu bernilai ibadah.

film matematika

mari kita lihat film berikut

belajar blog

MGMP Matematika sedang membuat blog.

Katakan Tidak

Tidak, untuk menyia-nyiakan usia, untuk hal-hal yang sepele, dendam, dan perdebatan yang tidak berguna.

Tidak, untuk menggunakan dan mengumpulkan harta yang dapat membahayakan kesehatan, kebahagiaan, tidur dan istirahatmu.

Tidak, untuk mencari-cari kesalahan orang lain, menggunjing mereka, dan melupakan aib diri.

Tidak, untuk sifat rakus pada kesenangan nafsu dan menuruti segala keinginannya.

Tidak, untuk menyia-nyiakan waktu bersama pengangguran dan penggunaan kesempatan untuk hal-hal yang tidak berguna.

Tidak, untuk mengabaikan kebersihan fisik dan rumah, juga ketidakpedulian pada keharuman dan kerapihan.

Tidak, untuk kebiasaan selalu mengingat-ingat musibah, bencana dan kekeliruan yang pernah terjadi.

Tidak, untuk melupakan akhirat, berani beramal untuk menghadapinya, dan lalai dengan berbagai peristiwa yang akan terjadi didalamnya.

Tidak, untuk menghamburkan harta, untuk hal-hal yang diharamkan, berlebihan dalam hal-hal yang mubah,  lalai dalam ketaatan.

Katakan Ya

Ya, untuk senyum indah yang dapat membangkitkan cinta dan memberikan kasih sayang kepada orang lain

Ya, untuk kata-kata baik yang dapat membangun persahabatan sejati dan menjauhi rasa dengki

Ya, untuk sedekah yang membahagiakan orang miskin, menyenangkan orang kafir, dan mengenyangkan orang lapar

Ya, untuk pertemuan membaca, men-tadabburi, dan mengamalkan Al-Qur’an, serta bertobat dan istighfar.

Ya, untuk kebiasaan dzikir, istighfar, doa dan memperbarui tobat.

Ya, untuk mendidik anak dengan agama, mengajari mereka dengan As-sunnah, dan membimbing mereka dengan hal-hal yang bermanfaat bagi mereka.

Ya, untuk kesopanan dan hijab yang diperintahkan Allah. Itulah cara menjaga dan memelihara diri.

Ya, untuk persahabatan dengan wanita-wanita baik yang takut kepada Allah, mencintai agama, dan menghormati nilai-nilai luhur.

Ya, untuk sikap berbakti kepada ibu dan bapak, silaturahmi, memuliakan tetangga dan merawat anak yatim.

Ya, untuk kebiasaan membaca buku yang bermanfaat, menelaah buku yang mengandung kebaikan dan bermutu.